Sosialisasi Donasi Bersama Agent Of Change Alfamart

Beberapa waktu lalu saya diajak kak Mutia untuk mengikuti acara yang diadakan oleh Alfamart. Saya bersedia ikut karena tertarik dengan acaranya yang bertempat di Rumah Singgah penderita kanker.  Sudah lama sekali saya tidak mengunjungi tempat seperti itu.

Pagi itu, saya,  kak mutia,  kak ayi,  dan kak Nanie janjian bertemu mbak Ulfa selaku Corporate Communication Alfamart di Rumah Singgah. Tidak susah sih untuk sampai ke lokasi acara,  hanya saja kita hampir nyasar karena tempatnya terletak di dalam lorong.

Sesampainya kami di sana,  acara langsung dimulai oleh mbak Ulfa.  Acara ini adalah sosialisasi tentang donasi bersama para kasir toko Alfamart yang tersebar di beberapa wilayah Makassar yang memiliki jumlah konsumen tinggi per harinya. Mereka-mereka inilah yang akan menjadi Agent Of Change yang mengajak para konsumen untuk berdonasi.

Pernah sebel bin julid ga sih saat dimintai uang kembalian buat donasi? Saya dong pernah! Apalagi sering mendengar dan membaca ulasan negatif yang beredar tentang donasi-donasian itu. Entah tentang kasir yang curang lah, indikasi memperkaya perusahaan lah, dan kabar negatif lainnya. Itu cukup membuat saya ‘ikhlas ga ikhlas’ pas jawab ‘iya’ saat ditanyakan kembalian 200 rupiahnya mau didonasikan atau tidak, walaupun nominalnya receh banget,  hihi.

Mbak Ulfa, Corporate Communication Alfamart

Saya pun tercerahkan setelah mendengarkan penjelasan mbak Ulfa. Uang kembalian 100-400 rupiah dari konsumen yang dikumpulkan ternyata untuk berbagai kegiatan sosial yang dapat membantu masyarakat. Dalam meminta donasi, para kasir juga tidak dibolehkan untuk memaksa apalagi berdebat dengan konsumen.

Alhamdulillah, sebagian dari hasil donasi konsumen bisa membayar sewa dan membeli perabotan untuk sebuah rumah sederhana di jl. Perintis 6 yang kemudian dijadikan sebagai rumah singgah penderita kanker. “Untuk mencairkan dana tersebut juga ga sembarangan lho,  harus ada SK dari mentri terkait”, kata mbak Ulfa.

Akhirnya terbentuklah Rumah Singgah Alfamart Alfamidi yang dikelola oleh Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI). Para pasien yang boleh tinggal di rumah tersebut adalah anak-anak penderita tumor dan kanker dari usaia 0-17 tahun.

Ibu Nurul sebagai pengelola dan pengurus Rumah Singgah,  merasa sangat terbantu dengan adanya kumpulan donasi dari konsumen Alfamart. Setiap hari,  mereka harus menyiapkan makanan yang sehat serta menyediakan berbagai fasilitas yang layak untuk penghuninya.

Ibu Nurul, pengelola Rumah Singgah Alfamart Alfamidi

Rumah Singgah Alfamart Alafamidi memiliki 5 kamar dengan 12 tempat tidur dan 6 kamar mandi yang terawat.  Selain itu,  ada juga tempat khusus belajar yang diberi nama ‘sekolahku‘ serta taman bermain mini agar penderita tidak merasa bosan.

Sekolahku

Ibu Maryam yang merupakan kordinator rumah singgah mengatakan,  sejak tahun 2015 sudah ada 96 pendaftar yang merupakan pasien dari RS wahidin, Makassar. YKAKI memang bekerja sama dengan RS tersebut untuk mengumpulkan data pasien kanker anak yang tergolong berasal dari keluarga pra sejahtera. Sebagain besar pasien berasal dari luar Makassar,  yang paling jauh berasal dari Sorong,  Papua.

Ibu Maryam, kordinator Rumah Singgah Alfamart Alfamidi

Setelah acara selesai,  saya sempat mengobrol singkat dengan salah satu kasir Alfamart yang ikut dalam sosialisasi ini. Mbak Claudia merasa senang dan bangga bisa menjadi bagian dari Agent Of Change, yang baru pertama kali juga melihat langsung wujud dari bantuan dana yang selama ini dia tawarkan kepada konsumennya.

Mbak Claudia, kasir Agent oF Change dari Alfamart cabang Haji Kalla

Insya Allah semua donasi yg dikumpulkan dari para konsumen termasuk saya sempat julid ini,  bisa menjadi keberkahan bagi mereka yang membutuhkan,  Aamiin.

Sempetin foto bersama sebelum pulang

Please follow and like us:

2 Replies to “Sosialisasi Donasi Bersama Agent Of Change Alfamart”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *