My First Tapestry Crochet

Minggu lalu, komunitas perajut Makassar Quiqui mengadakan piknik rutin sambil belajar teknik baru dalam crochet. Kali ini piknik diadakan di Haus~ku by kak Uun, dan ilmu baru yang kami terima adalah Tapestry Crochet yang diajarkan oleh Craftziness by kak Ayi Prima. Tapestry adalah sebuah bentuk seni tekstil berupa tenun tradisional yang biasa dilakukan pada alat tenun vertikal. Namun, juga dapat dilakukan di lantai juga. Proses tenun ini terdiri dari dua arah benang yang bersilangan, yang sejajar dengan panjang disebut “warp” / benang lungsin dan sejajar dengan lebar disebut “weft” / benang pakan. (edupaint.com). Tapi ternyata Tapestry bisa diterapkan juga dalam kerajinan merenda/crochet lho.

Tapestry tenun
Contoh tapestry crochet (craftsy.com)

Sebelum memulai belajar, kita makan-makan dulu dong, hehe.

Peyemangat untuk belajar ilmu baru ✌

Piknik di halaman rumah kak uun yang asri, membuat kami semangat menerima ilmu dari kak Ayi. Untuk motif yang akan kami pelajari, kak Ayi menyiapkan pola bermotif owl. ‘Kelihatannya’ sih cukup mudah, tapi ternyata rada susah juga. Beberapa di antara kami harus membongkar rajutan karena salah mengitung stitch atau salah membaca pola, hihi.

Pola yang diikuti

Kakak guru, Ayi Prima

Kak piyo, bergelut dengan benang

Dan pada akhirnya, ga ada satupun dari kami yang menyelesaikan tapestry-nya saat piknik hari itu, hihi. Tapi lumayan sudah setengah jalan sih nanti dilanjutkan lagi dirumah.

Sebelum pulang, hasil belajar saat itu dipoto dulu. Belum kelihatan Owl-nya 🙈 
Komunitas Quiqui

Karena penasaran dengan hasil akhir tapestry motif Owl itu, saya semangat menyelasikannya di rumah. Dan ternyata hasil akhir tapestry yang saya buat cocok untuk jadi cover ponselku. Ukurannya agak kepanjangan sih sebenernya, tapi bisa diakali kok dengan menjahit beberapa senti ujungnya.

Ini dia penampkaan tapestry crochet-ku

Lumayan lah ya untuk pemula..hihi

Belajar Tapestry crochet gampang-gampang susah sih menurutku. Tapi sepertinya bakal ketagihan kalau sering latihan dan sudah tahu celahnya.

Terima kasih kak Uun yang sudah menjadi tuan rumah, dan kak Ayi yang sudah mengajarkan ilmunya kepada kami. Tidak sabar menanti piknik berikutnya dan belajar hal baru lagi dalam crochet ataupun craft lainnya.

Baca juga-A- Little Project (part 1-crochet)

Please follow and like us:

15 Replies to “My First Tapestry Crochet”

  1. Kalau liat tempatnya ini kayaknya di baruga antang ya masuk rumahnya kak Alfu?

    Btw, kerennya hasilnya kak.. jadi pengen belajar.. ajak-ajak dong kak Alfu.. Tapi harus punya perlengkapannya dulu ya? Beli dimana kak?

  2. Iya evhy.. Ini di nipa2 lama..evhy pernah ke sana? Kalau untuk alat bisa pinjam punyaku dulu..nanti bisa beli online kalau masih mau lanjut..hihi.. Ntar sy kasih info ya kalau ada piknik berikutnya 👍

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *