1001 malam di kota 1001 gereja :)

Akhirnya bisa nulis-nulis lagi nih.. Hidup dan duniaku masih sama menyenangkan dengan hari-hari sebelumx. Hanya saja,saya saat ini sudah tidak di makasar lagi. Sekarang saya berada di kota Bitung,Sulawesi Utara. Sebelumnya sih sudah sering ke sini tiap ketemu suami,tapi kali ini akan lama tinggal di Bitung.

Hari pertama sampai di Bitung, saya dan suami langsung menempati rumah kami untuk pertama kalinya. Ini juga kali pertama kami tinggal hanya berdua di rumah kami pula. Betul2 memulai dari NOL, segala keperluan rumah tangga baru akan disiapkan. Padahal nikahnya sudah hampir 2 tahun,hehe

Bitung,salah satu kota di provinsi SULUT yang sering juga disebut kota 1001 gereja. Cocok lah sebutanya,karena di sepanjang jalan kita akan sering bertemu dengan gereja. Di Bitung memang mayoritas warganya memeluk agama kristen. Tapi tidak sedikit jg yang mememeluk agama Islam. Perbedaan tidak menjadi halangan buat warga Bitung untuk bersosialisasi. Hanya saja, saja saya harus lebih berhati- hati dalam memilih makanan. Untungx, para penjual yg menjual makanan yg haram saya makan, sangat terbuka dan jujur untuk memberitahukan kepada pembeli bahan makanan apa yg terkandung. Jadi kita yg muslim tidak usah terlalu kuatir tentang itu 🙂

Hidup di kota ini mendatangkan bnyak perubahan positif utk saya. Terutama dalam menghadapi suatu perbedaan. Iman ku tertantang, dan inilah yang saya butuhkan 😉


Salah satu tugu yang ada di depan pelabuhan laut kota Bitung ^o^ ambil gambarnya waktu lagi makan bakso sambil menunggu suami selesai jum’atan..

posted from Bloggeroid

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *